Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatasi Windows 10 not responding

Kamu pernah mengalami Windows 10 not responding? Tentunya ini adalah hal yang mengesalkan dan mengganggu bukan? Apalagi jika kamu sedang berada di tengah suatu pekerjaan penting yang harus segera kamu selesaikan. Belum lagi jika kamu belum sempat menyimpan dokumenmu. Cara untuk mengatasinya di bawah ini.


Problem ini muncul biasanya karena banyaknya program yang sedang dijalankan dalam waktu bersamaan di komputer maupun laptopmu. Ini berkaitan dengan aktivitas RAM dan CPU yang berlebih apalagi jika ukuran keduanya kecil. Untuk menangani problem yang satu ini ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu:


  1. Pertama, tekanlah tombol CTRL + ALT + DEL secara bersamaan yang terdapat di keyboard secara bersamaan.
  2. Kedua, pilihlah “Task Manager”. Ini akan menampilkan semua program yang sedang dijalankan oleh komputer atau laptopmu.
  3. Ketiga, carilah program yang berhenti bekerja tiba-tiba. Biasanya hal ini ditandai dengan kata-kata “Not Responding”.
  4. Setelah kamu menemukan program-program yang berhenti bekerja, klik kanan pada program tersebut.
  5. Setelahnya akan muncul beberapa opsi, kamu pilih opsi “End Task” ya. Ini akan membuat program not responding tersebut ditutup paksa.
  6. Terakhir, kamu bisa menutup “Task Manager”.

Namun perlu untuk kamu ingat, agar hal ini tidak terulang kembali di lain waktu sebaiknya kamu memperhatikan poin-poin berikut ya:


  • Jangan terlalu banyak membuka banyak program secara bersamaan. Ini akan membebani komputer atau laptopmu. Kamu tentu tidak ingin komputer atau laptopmu cepat rusak bukan?
  • Ingatlah berapa kapasitas RAM dan CPU dari komputermu sebelum membuka banyak program secara bersamaan. Jangan membuka banyak program dan aplikasi secara bersamaan jika RAM dan CPU dari komputermu kecil maupun tidak terlalu besar.
  • Jangan memaksa komputer atau laptopmu membuka banyak program atau aplikasi dalam jumlah banyak secara bersamaan. Jika kamu tetap melakukannya, maka program-program atau aplikasi-aplikasi tersebut bisa berhenti berjalan.


Itulah cara menangani Windows 10 not responding yang bisa kamu lakukan.

Terimakasih & semoga berhasil.

MENGATASI BOOTLOOP PADA PERANGKAT ANDROID

Bootloop adalah salah satu maslah yang sering dialami oleh para pengguna android.bootloop sendiri adalah merupakan proses dimana perangkat android tidak bisa booting dengan sempurna.biasanya hanya sampai pada bootanimation saja tidak bisa berlanjut sampai menampilkan aplikasi yg ada di perangkat.


Bootloop sendiri terjadi karena kegagalan saat penginstalan Custom Rom dan kegagalan itu biasanya disebabkan karena kita mengubah sesuatu didalam sistem operasi perangkat android.

Tapi kadang bootloop juga tetap terjadi walaupun kita tidak melakukan atau merubah sistem operasi perangkat.bagi anda yang mengalami masalah ini anda bisa mencoba langkah berikut untuk mengatasinya.

  1. Lepaskan Batre dan memory Card pada perangkat android anda.
  2. Tunggu sekitar 1-2 menit.
  3. Pasang kembali batre,untuk memory jangan dipasang dulu.
  4. Hidupkan perangkat anda.
  5. Jika bisa menyala dengan sempurna silahkan pasang lagi memory Cardnya.
  6. Jika setelah dipasang perangkat anda bootloop kembali berarti ada masalah pada memory card anda.

Jika setelah melakukan langkah diatas perangkat anda tetap saja bootloop,silahkan coba tips berikut.

  1. Masuk ke recovery mode,caranya matikan perangkat terlebih dulu.setelah benar benar mati tekan tombol Home + Vol atas + Power.
  2. Pilih wipe data/Factory reset.gunakan tombol volume untuk memilih menu.
  3. Terakhir restart perangkat anda.

Dengan menerapkan cara cara diatas semoga perangkat android anda bisa normal kembali.

Cara Mematikan Auto Update Windows 10


Hello googler, terkadang kita merasa apabila paket data kita ditetring ke leptop/PC boroskan, salah satu penyebabnya adalah windows update, terkadang windows update meminta kita untuk meng-updatenya. Nah disini kita akan membagi cara untuk mematikan windows update.

Windows sebagai sistem operasi desktop nomer satu belum ada yang bisa mengungguli hingga saat ini. Antar muka yang terlanjur akrab membuat para penggunanya betah dan tidak ingin berganti ke sistem operasi lain, Remix OS misalnya.
Sama seperti para pendahulunya, Windows 10 yang merupakan versi terbaru dari sistem operasi buatan Microsoft ini menyediakan opsi Windows Update untuk pembaruan sistem operasi yang lebih mudah. Bedanya, cara untuk mematikan auto update tidak semudah di versi Windows sebelumnya. Teman-teman yang tidak terlalu ambisius untuk menginstall versi kekinian Windows mungkin merasa kebingungan mencari opsi tempat mematikan windows update di control panel.
Salah satu cara paling mudah untuk mematikan auto update Windows 10 adalah dengan mengubah koneksi menjadi ‘metered’. Namun tidak semua koneksi bisa diset menjadi ‘metered’, termasuk modem yang saya gunakan. Teman-teman tidak perlu khawatir, masih banyak jalan menuju Roma. Kali ini saya akan membagikan tutorial untuk mematikan auto update Windows 10 dengan menonaktifkan service windows update.
Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Secara Paksa
  1. Buka Control Panel mode klasik melalui menu Start, lalu tulis ‘Control Panel’
  2. Pilih System and Security yang ada di urutan paling atas
  3. Scroll ke bawah dan pilih Administrative Tools
  4. Klik Services
  5. Pilih Windows Update dari beberapa list yang muncul
  6. Di window baru yang muncul, ubah opsi Startup type menjadi Disabled. Klik tombol OK atau Apply, lalu restart Windows

Salah satu keuntungan jika mematikan windows update adalah menghemat data, khususnya bagi pengguna dengan koneksi terbatas. Bayangkan jika teman-teman baru saja membeli paket data dan kuota habis secara tiba-tiba karena Windows mendownload file berukuran besar untuk melakukan update. Namun, jika mempunyai koneksi unlimited dengan kecepatan dewa, alangkah baiknya jika windows update tetap di aktifkan untuk perbaikan bug dan pembaruan sistem keamanan versi terbaru.

Cara Merakit PC


hello googler 
disini kita akan merakit pc dengan baik dan benar, merakit PC sebenernya tidaklah mudah dan sulit apabila kita mengetahui komponen dan fungsi fungsinya, sebenarnya tidak terlalu banyak tahapan yang kita perlukan saat merakit pc, melalui artikel ini https://nettfaces.blogspot.co.id/ akan membagikan beberapa step dan gambarnya. mari kita mulai saja cara merakitnya.
Langkah 1



Ini adalah prosedur keamanan untuk membuang listrik statis pada badan agar pada saat menyentuh komponen tidak ada aliran listrik statis yang dapat membahayakan komponen. Cara paling sederhana adalah dengan menyentuhkan tangan pada casing. Atau bisa juga dengan menggunakan gelang anti statis.

Langkah 2



Keluarkan motherboard. Di posisi seperti inilah kita akan semua komponen pada motherboard.

Langkah 3



Keluarkan CPU dari boxnya dan pegang di ujung-ujungnya. PERHATIAN! Pin prosesor merupakan komponen yang sangat sensitif dan jangan sekali-kali menyentuh pin dengan tangan atau benda apa pun.

Langkah 4



Buka pengunci socket prosesor pada motherboard lalu pasang CPU pada socketnya. Tidak perlu dipaksa atau ditekan karena apabila posisinya benar, cpu dan socket akan pas masuknya. Jangan lupa untuk kembali mengunci socket prosesor. Silahkan ditekan sedikit agar bisa mengunci pada kaitnya.

Langkah 5



Saatnya menginstall cooler. Untuk build baru dan menggunakan stock cooler (bawaan dari prosesor) biasanya sudah dilengkapi dengan thermal paste. Kalau pakai after market cooler, jangan lupa untuk mengoleskan thermal paste ke atas prosesor. Cooler AMD dan Intel bentuknya berbeda, tapi mekanisme pemasangannya sebenarnya sama aja. Letakkan di atas prosesor, lalu kunci. Apabila terkunci dengan benar, prosesor dan motherboard bisa terangkat hanya dengan mengangkat coolernya saja. Jangan lupa juga untuk mencolokkan power pin cooler pada motherboard yang bertuliskan CPU FAN.

Langkah 6



Saatnya memasang RAM. Caranya cocokan lubang kecil pada ram dengan slot ram pada motherboard. Tekan agak sedikit keras sampai berbunyi click.
Sampai di sini, selesai proses memasang komponen pada motherboard (kecuali graphic card yang akan diinstall belakangan) Berikutnya kita beralih kepada casing.
Langkah 7



Pasang I/O panel (biasanya terdapat dalam box motherboard) pada casing.
Langkah 8



Install motherboard ke dalam casing, jangan lupa untuk memasang baut pada motherboard dan stand off.

Langkah 9



Memasang Power supply pada casing. Kemudian kencangkan bautnya di bagian belakang casing.

Langkah 10



Berikutnya, memasang hard disk drive. Colok kabel SATA serta kabel power dari power supply ke hard drive.
Setelah semua komponen terpasang di dalam casing, saatnya menghubungkan kabel ke motherboard, baik itu kabel dari power supply ataupun kabel dari casing.
Langkah 11



Pertama, hubungkan kabel power motherboard. Biasanya berjumlah 24 pin atau 20 pin, tergantung motherboard yang digunakan.

Langkah 12



Selanjutnya, menghubungkan pin power CPU. Biasanya 4 atau 8 pin.

Langkah 13



Menghubungkan Front panel pin untuk: power switch, reset switch, HDD LED dan Power LED. Langkah ini merupakan yang paling ribet dari yang lain karena pin Front panel yang kecil-kecil dan terpisah satu sama lain. Jalan satu-satunya agar tepat dan tidak salah colok adalah melihat manual book yang terdapat di box motherboard.

Langkah 14



Menghubungkan kabel SATA dari HDD drive ke SATA port pada motherboard.

Langkah 15



Menghubungkan kabel USB 3.0 dari casing ke motherboard. Langkah ini sifatnya optional karena tidak semua motherboard atau casing dilengkapi dengan fitur usb 3.0

Langkah 16



Menghubungkan HD Audio dari casing pada motherboard.

Langkah 17



Yang terakhir, memasang graphic card pada slot PCIe. Jangan lupa juga mencolokkan pin power PCIe ke graphic card.



Selesai sudah tahap-tahap merakit PC. Tentu aja langkah-langkah di atas bukan tahap yang harus diikuti secara baku karena tiap orang pasti punya cara tersendiri dalam merakit PC. Dan gambaran di atas hanya contoh sederhana saja untuk merakit PC yang sifatnya basic. Mudah-mudahan bisa membantu buat kalian yang baru mau mulai merakit PC sendiri.

Sekian dan Terimakasih

Cara Mengatasi Laptop Bootloop Tidak Bisa Masuk Ke Windows




Komputer desktop (PC) ataupun laptop yang sering kita terkadang tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Salah satu masalahnya adalah gagal booting (bootloop) hingga melakukan looping atau restart berulang kali. Sebaiknya tidak terburu untuk membawanya ke tukang servis, karena untuk memperbaikinya sebenarnya tidaklah terlalu sulit.



Beberapa penyebab komputer gagal booting (bootloop) pada komputer:

  • Menggunakan Activator Windows yang tidak sesuai.
  •  Memakai aplikasi Windows Loader yang tidak sama dengan sistem komputer. 
  • Proses uninstalling yang tidak selesai. 
  • Terinfeksi oleh virus.
  •  Kesalahan proses update windows.
  • Salah ganti komponen Registry pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE.
  • Hardware kepanasan. Terjadi crash Master Boot Record.

Solusi 1

Melakukan perubahan terhadap apa yang dilakukan sebelumnya sebelum masalah tersebut terjadi dengan cara masuk kebagian safe mode

Solusi 2

  • Nyalakan komputer atau laptop
  • Ketika muncul tampila BIOS, tekan f12 atau f2  untuk merubah setting booting.
  • Masukkan CD/DVD MASTER WINDOWS.
  • Pada panel BIOS , pilih BIOS Configuration untuk mengubah First Boot menjadi ke CD/DVD. Jika menggunakan flashdisk yang digunakan untuk install windows, ubahlah First Boot menjadi USB.
  • Ubah urutan First Bootnya dari Harddisk  (SATA),  CD/DVD.
  • Selanjutnya Save.
  • Restart komputer.
  • Jika muncul tulisan "Press Any Key From Boot to CD/DVD…." Tekanlah tombol apapun pada keyboard,
  • Selanjutnya pilih "Repair Your Computer" untuk repair computer. 
  • Tunggu beberapa saat, selanjutnya klik Next.
  • Selanjutnya akan muncul jendela yang memiliki 5 pilihan. Misalnya: Pilih Startup Repair jika Windows masih normal. Jika pernah melakukan backup silahkan pilih System Restore. Jika pernah melakukan restore point image, pilih System Image Recovery. Jika tidak keduanya, pilih opsi Command Prompt.


Jika memilih menggunakan Command Prompt, maka akan muncul kotak berwarna hitam seperti cmd/dos. Ikuti langkah-langkah berikut ini:


  • Ketik"dir C" (tanpa tanda kutip)
  • Ketiklah salah satu opsi di bawah ini (satu persatu tidak sekaligus), mulailah dari yang paling atas. Selanjutnya tekan Enter.


bootsect.exe/nt60 c:
bootsect.exe/nt60 all 
bootrec /fixmbr
bootrec /fixboot
bootsect /nt60 all /force /mbr

Jika muncul tulisan 'The operation completed succesfully' silahkan restart komputer. Tidak perlu menulis semua perintah diatas. Jika telah melakukan semua perintah diatas, namun tidak ada yang berhasil, maka lakukan pemulihan pertama yaitu Startup Repair. Akan tetapi harus mengubah First Boot kembali ke Harddisk jika perbaikan sudah selesai.

Solusi 3

Jika semua usaha yang dilakukan tidak berhasil, sepertinya harus dilakukan install ulang pada windows komputer atau laptop.

terimakasih atas kunjungannya

5 Trik Smartphone Lebih Berguna


Smartphone memiliki banyak fungsi bagi penggunanya. Adanya smarphone memudahkan kamu untuk berkomunikasi dengan seseorang yang jauh di ujung dunia. Selain itu kamu juga bisa mengirim pesan hanya dalam beberapa detik dan berselancar di internet. Namun di balik keuntungan ini ada fitur dan trik lainnya yang sebenarnya mampu ponsel kamu lakukan.


1. Mengunci ponsel yang dihilang atau dicuri.


Jika smartphone kamu hilang atau dicuri dan kamu ingin mengamankan data pribadi, trik ini bisa sangat berguna. Setiap ponsel di seluruh dunia memiliki 15 digit angka unik yang disebut IMEI (International Mobile Station Equipment Identity). Saat smartphone hilang, kamu bisa menghubungi perusahaan telepon seluler dan meminta mereka memblokir perangkatmu menggunakan nomor IMEI. Nah, kamu bisa mengecak IMEI ponsel kamu dengan menekan kombinasi *#06# pada tombol panggil.

2. Menjadikan ponsel sebagai mikroskop.


Trik ini mungkin terdengar luar biasa, tapi benar-benar bisa kamu lakukan dan tak perlu berbelanja peralatan mahal untuk bisa melihat objek mikroskopis dengan mata telanjang. Cukup gunakan lensa kecil, kamu bisa membuat mikroskop digital portabel yang sempurna untuk mengambil gambar benda-benda terkecil sekalipun. Atau kamu bisa juga membeli sebuah mikroskop sebesar kartu kredit yang terhubung wireless dengan smartphone.

3. Mengambil foto underwater.


Tak semua smartphone yang diproduksi saat ini memiliki fitur anti-air. Namun, hanya karena kamu memiliki smartphone yang tak dilengkapi dengan fitur tersebut, bukan berarti kamu nggak bisa mengambil foto di bawah air. Cukup gunakan casing anti air yang sebaiknya transparan supaya smartphone kamu tak tertutup seluruhnya dan kamu bisa mengambil foto dengan jelas selama kurang dari 2 menit.

4. Menggunakan Face Unlock.


Fitur Face Unlock bisa kamu gunakan kalau kamu memiliki smartphone Android dan memiliki kamera depan. Fitur pengenal wajah ini bertujuan untuk mencegah orang jahil yang ingin membuka ponsel kamu seenaknya. Jadi fitur ini diyakini lebih aman daripada menggunakan password untuk membuka ponsel. Kamu tinggal mengatur fitur ini di bagian Settings.

5. Memperpanjang usia smartphone.



Colokan listrik ponsel cenderung menyimpan debu dan kotoran lainnya dari waktu ke waktu. Tapi hanya sedikit orang yang tahu bahwa debu bisa jadi salah satu penyebab 'kematian' ponsel. Untuk menghindari hal ini, bersihkan ponsel kamu secara rutin. Apalagi kini sudah banyak perangkat untuk membersihkan dan menyedot debu pada gadget bukan?